Materi Flashdisk

Hallo, Selamat Datang di Pendidikanmu.com, sebuah web tentang seputar pendidikan secara lengkap dan akurat. Saat ini admin pendidikanmu mau berbincang-bincang berhubungan dengan materi Flashdisk? Admin pendidikanmu akan berbincang-bincang secara detail materi ini, antara lain: jenis, komponen, cara kerja.

Flashdisk

Pengertian Flashdisk

Flashdisk tidak jarang disebut sebagai USB Drive, Pen Drive, Pocket Drive, atau microdisk adalah alat penyimpan data/file yang berupa NAND. Di dalam perlengkapan ini, tertanam controller dan kenangan penyimpan data yang mempunyai sifat non – volatile alias tidak bakal hilang meskipun tidak ada daya listrik. Komponen flashdisk lebih simpel dan relative lebih sedikit dikomparasikan dengan hardisk.

Hal ini diakibatkan karena flashdisk tidak membutuhkan piringan, motor, atau part beda yang berkerja secara mekanik jenis beda yang umumnya memiliki kapasitas kenangan 128 MB s/d 64 GB, dengan memakai interface jenis USBC (Universal Serial Bus), paling praktis dan enteng dengan ukuran berkisar 96 x 32 mm dan pada unsur belakang bentuknya agak menjurus keluar, dipakai untuk lokasi penyimpanan baterai jenis AAA dan LCD (Untuk Fitur MP3, Voice Recording dan FM Tuner) dan ada port USB yang disediakan penutupnya yang berbentuk sama dengan body utamanya. Flash disk tergolong alat pemyimpanan data memory flash tipe NAND (Umumnya dipakai pada Kamera Digital), ada pun yang dikemas dalam ukuran kecil menjadi Compact Flash, SD-Card, MMC dan sejenisnya.


Sejarah Flashdisk

Penemuan Flash Memory (NOR dan NAND) oleh Dr Fujio Masuoka tahun 1984ketika sedang bekerja pada Toshiba sementara nama flash sendiri diserahkan oleh koleganya yakni Mr. Shoji Ariizumi. Type flash chip type NOR yang diperdagangkan diluncurkan oleh intel pada tahun 1988. NOR flash ialah flash dasar yang memerlukan waktu yang lumayan lama dalam menghapus dan menulis, tetapi meluangkan alamat sarat dan jalur data, memberikan akses secara random terhadap semua tempat memori. Tetapi paling bagus guna menggantikan ROM model lama, di mana memungkinkan guna mengupdate kode program yang tersimpan. Contoh ialah BIOS NAND flash di announced oleh Toshiba pada tahun 1989, dimana dapat melakukan proses penghapusan dan penulisan yang lebih cepat, memerlukan tempat yangkecil guna chip per selnya.

Dengan meningkatnya kapasitas tetapi ongkos bisa ditekan mengakibatkan flash tipe ini sesuai digunakan guna secondary storage Belum dapat dijamin siapa yang mengembangkannya kesatu kali sebab ada tiga perusahaan yang memperselisihkan yakni M-Systems, Netac, dan Trek 2000 Flash drive mulai dijual pada tahun 2001 di Amerika oleh IBM. Ukuran data yang dapat ditabung pada masa-masa itu ialah 8 MB, data terakhir November 2006 sudah menjangkau 64 GB. Tidak melulu ukurannya saja yang berkembang, tetapi format dan kegunaannya juga mengalami perubahan. Ada flash drive yang menggunakan rotary design sehingga anda tidak perlu cemas kehilangan penutupnya. Tersedia pun flash drive yang dilapisi karet agar tahan air atau dilengkapi dengan clip cara bineer sehingga mudah digantungkan. Bahkan telah diciptakan flash drive berbentuk model kartu kredit. Namanya wallet-friendly USB. Ukurannya melulu 86 x 54 x 1,9 mm.

Jadi, dapat ditabung dengan aman di dalam dompet.Untuk masalah kemanan yang dipunyai flash drive ketika ini sebatas mengayomi data yang ada agar tidak terakses oleh orang yang bukan pemiliknya. Cara kerja yang digunakan saat ini antara lain memakai full disk encryption atau physicalauthentication tokens. Sistem teranyar yang diperkenalkan tengah tahun 2005 lalu ialah biometric finger printing Akan tetapi, cara sekuritas ini paling mahal karena memakai teknologi tinggi Pada prakteknya pemanfaatan flash drive sudah berkembang untuk sekian banyak hal. Contohnya di sebuah tulisan diuraikan langkah-langkah mensetting flash driveuntuk mem-boot Windows XP. Syarat utamanya memang mother board dan BIOS dari komputer saya dan anda bisa mendukung manajemen booting dari flash drive Beberapa software juga bisa dijalankan dari flash drive tanpa mesti menginstall nya terlebih dahulu ke komputer


Jenis-jenis Flashdisk

Dengan pertumbuhan teknologi digital, yang paling pesat di antara metode penyimpanan data, dengan begitu munculah sejumlah merek dagang dari USB Flashdisk ini. Ada pun menggabungkan sejumlah future pada masing-masing flashdisk contohnya ada player MP3 dan pun Player Video (MP4) dan beda sebagainya.
Dibawah ini saya bakal tampilkan sejumlah merek Flashdisk yang tidak sedikit dijual dipasaran :

  • USB Drive Kingstoon
  • USB Drive V-Gen
  • USB Drive Adata
  • USB Drive SanDisk
  • USB Drive

Kelebihan dan Kelemahan Flashdisk

Berikut ini adalah beberapa keunggulan dan kekurangan flashdisk yaitu:


1. Sangat Praktis

USB flash drive paling praktis (portabel). Dibandingkan dengan disket, zip drive dan CD , USB drive jauh lebih gampang dalam urusan portabilitas. Bisa digantung di leher, bahkan dimasukkan ke dalam saku. Dan flashdisk gampang dibawa sebab bentuknya yang mungil. Dengan kapasitas besarnya, berapapun data yang tersimpan, lumayan disimpan.


2. Mudah Terhubung ke Komputer

Karena port USB berkonsep universal, menciptakan drive kecil ini mempermudah sobat guna mentransfer dokumen atau file dari satu komputer ke komputer lainnya. Jika sobat mempunyai file yang bersangkutan dengan kegiatan atau studi, sobat bisa menyimpan file itu ke USB dan memindahkannya ke komputer kantor atau komputer manapun. Tidak peduli apa jenis komputer yang sobat gunakan, asalkan komputer itu mempunyai port USB, maka sobat bisa mengakses file sobat pada komputertersebut.


3. Baik guna Back Up data

USB drive memiliki keterampilan luar biasa guna penyimpanan data sebab kapasitas penyimpanan data hingga sejumlah gigabyte. Dengan keterampilan memory yang besar menciptakan USB menjadi opsi yang sesuai untuk menciptakan cadangan file-file penting, potret atau file berharga lainnya.


4. Kapasitas Memori Lebih Besar

Sebagai komparasi flash drive mempunyai kapasitas penyimpanan yang jauh lebih banyak dari CD.? CD dapat menahan 700 MB sementara flash drive sekalipun ukurannya yang kecil, tetapi kapasitas nya lebih banyak (hingga gigabyte) guna menampung sebanyak besar data dan masing-masing tahun kapasitas ini semakin meningkat. Kemampuan memory yang besar ini menciptakan USB ialah pilihan yang tepat guna memindahkan, mentransfer, cadangan atau mengakses sejumlah file.


5. Menggunakan Kekuatan Komputer

Tidak laksana portable hard drive, USB tidak membutuhkan sumber daya terpisah. USB bisa beroperasi dengan daya yang didapatkan oleh komputer.


6. Lebih Tahan lama

Jika tools penyimpanan sebelumnya rentan pecah, tergores, kena debu atau dasarnya ‘memar’ akibar peka terhadap eksposur luar. USB flash drive jauh lebih duratif dan tidak terdapat kekhawatiran mengenai goresan atau jatuh ke tanah, dan dapat menyangga paparan jauh lebih dari perlengkapan sebelumnya.


7. Mudah beradaptasi dengan sekian banyak operation system computer

Dengan konsep plug and play, flashdisk dapat langsung dipakai tanpa butuh menginstal driver flashdisk itu pada suatu computer


8. Keamanan data

Lebih terjaga dari pada memakai disket sebab pada penyimpana disket, di samping ancaman virus, pada situasi ruangan yang lembab gampang terkena serangan jamur yang


Perkembangan Flashdisk

Flash Disk atau Flash Drive ialah media penyimpan data yang memakai flash memory dan diakses memakai USB port. Flash disk memakai gabungan sekian banyak teknologi sampai-sampai murah, konsumsi energi rendah dan berukuran kecil. Dasar teknologi yang dipakai untuk kenangan flash disk ialah EEPROM. Namun teknologi EEPROM hanya dapat ditulis ulang setelah seluruh isinya dihapus. Hal ini tentu paling merepotkan. Peneliti akhirnya mengejar sebuah teknik bagaimana membagi kenangan dari EEPROM menjadi bagian-bagian kecil, yang dapat dihapus tanpa memengaruhi unsur lain. Sehingga flash disk dapat ditulis ulang apapun keadaannya, laksana yang terdapat sekarang. Perkembangan flash disk paling pesat. Flash disk ketika kesatu kali dijual pada tahun 2000 melulu berkapasitas 8 MB. Sekarang, tahun 2011, melulu berselang 11 tahun, kapasitas flash disk terbesar yang dipasarkan ialah 256 GB, 32000 kali lipatnya.

Perkembangan secepat ini diakibatkan peneliti sudah mengejar teknologi yang semakin canggih. Material yang terdapat pun semakin lama semakin canggih, terutama sesudah ditemukan dan sukses dimanfaatkannya logam semi konduktor. Tidak melulu disknya, port USB-nya juga terus berkembang. USB port yang kesatu diluncurkan pada tahun 1996, USB 1.0, mempunyai kecepatan transfer data maksimum 12Mbit/s. Sedangkan USB 2.0, yang dikeluarkan pada tahun 2000, mempunyai kecepatan transfer data 480 Mbit/s. 40 kali lipat dari USB 1.o. Kemudian tahun 2010 dijual USB 3.0 yang mempunyai kecepatan transfer data sampai 5Gbit/s, 10 kali lipat dari USB 2.0. Sangat terlihat pertumbuhan flash disk dari tahun ke tahun. Dalam masa-masa 11 tahun saja, kapasitas flash disk sudah meningkat hingga 32000 kali lipat dan kecepatan transfernya meningkat 10 kali lipat. Hal ini mengindikasikan perkembangan teknologi yang paling pesat. Tidak terbayang apa yang bakal terjadi 10 tahun yang bakal datang.


Komponen-Komponen Flashdisk

Berikut ini ialah beberapa komponen-komponen flashdisk yaitu:

  • Sambungan USB
  • Perangkat pengontrol penyimpanan massal USB
  • Titik-titik percobaan
  • Chip flash memory
  • Oscillator kristal
  • LED
  • Write-protect switch
  • Ruang kosong guna chip flash memory kedua

Cara Kerja Flashdisk

Berikut ini ialah urutan teknik kerja flashdisk yaitu:

  1. Konektor bermanfaat untuk menghubungkan peripheral yang ada dalam flash disk ke port USB untuk lantas di akses oleh SO.
  2. Pengontrol penyimpanan memory bermanfaat mengontrol dan meluangkan penghubung ke perangkat Flash disk yang bertugas mengawal kesetabilan perangkat. Pengontrol berisi sebuah RISC mikro prosesor berukuran kecil dan nyaris sama pada RAM.
  3. Lalu Point test ini berkerja sekitar perangkat memeriksa dan mengantarkan kode ke microprocessor
  4. Setelah kita menciptakan suatu file dan menyimpannya di flash disk maka unsur ini ialah tempat menyimpan datanya, seringkali juga dipakai di dalam kamera digital.
  5. Perangkat ini menghasilkan 12 MHZ sinyal dari perlengkapan utama dan mengendalikan keluaran data perlengkapan sampai suatu tahap penguncian.
  6. Lampu indikator bermanfaat untuk menandai adanya transfer data atau adanya data yang dibaca dan data yang ditulis.
  7. Menandai apakah perlengkapan ada di dalam mode “write protection” atau tidak.
  8. Ruang kosong disediakan untuk ekstra satu flash memory, dan dapat dipakai untuk menyimpan data lebih tidak sedikit lagi cocok dengan kebutuhan.

Demikian Pembahasan Tentang 8 Kelebihan dan Kelemahan Flashdisk: Pengertian, Sejarah, Jenis, Perkembangan, Komponen, Cara Kerja dari Pendidikanmu

Semoga Bermanfaat Bagi Para Pembaca :)

Berita Artikel Lainnya:

/* */