Contoh Gurindam: Pengertian, Ciri, Jenis

Gurindam adalah salah satu bentuk puisi tradisional dalam sastra Melayu. Puisi ini terdiri dari dua bait dalam setiap rangkaiannya, yang mengandung pesan moral, nasihat, atau petuah. Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian gurindam, ciri-ciri yang membedakan gurindam dari jenis puisi lainnya, serta memberikan contoh-contoh gurindam yang terkenal.

Pengertian Gurindam

Gurindam merupakan salah satu bentuk puisi tradisional Melayu yang memiliki pola dua bait dalam setiap rangkaiannya. Puisi ini biasanya berisi pesan moral, nasihat, atau petuah yang disampaikan secara singkat dan padat. Gurindam memiliki keunikan tersendiri dalam penyampaian pesan-pesan tersebut melalui penggunaan bahasa yang indah dan berima.

Ciri-ciri Gurindam

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri yang membedakan gurindam dari jenis puisi lainnya:

  1. Pola Rima:
    • Gurindam memiliki pola rima a-b-a-b pada setiap baitnya. Hal ini memberikan irama dan keindahan dalam pembacaan puisi.
    • Contoh: Gurindam yang terkenal: “Kalau tak hendak ke kutu, janganlah kita menggaru” (bait pertama), “Kalau tak hendak berduri, janganlah kita berjalan di pohon berduri” (bait kedua).
  2. Pesan Moral atau Nasihat:
    • Gurindam umumnya berisi pesan moral atau nasihat yang bertujuan untuk memberikan petunjuk atau bimbingan kepada pembaca.
    • Contoh: “Hidup ini singkatlah jangankan enam puluh tahun, dua puluh tahunpun tak tentu”.
  3. Keterkaitan dan Keberlanjutan:
    • Setiap bait gurindam memiliki hubungan yang erat dan saling melengkapi. Bait kedua melanjutkan atau merespons pesan yang disampaikan dalam bait pertama.
    • Contoh: “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”.
  4. Penggunaan Kata Bijak:
    • Gurindam sering menggunakan kata-kata bijak, perumpamaan, atau pepatah untuk menguatkan pesan yang ingin disampaikan.
    • Contoh: “Sambil menyelam minum air, kalau sudah menjadi miskin janganlah bermalas-malasan”.
Lagi Viral:  IDENTIFIKASI: Apa itu, Bentuk, Proses, Contoh

Jenis-jenis Gurindam

Gurindam memiliki beberapa jenis yang berbeda berdasarkan tema dan penggunaan bahasanya, antara lain:

  1. Gurindam Nasihat:
    • Jenis gurindam ini berisi nasihat atau petuah yang diberikan kepada pembaca untuk menginspirasi dan memberikan arahan hidup yang baik.
    • Contoh: “Pandai-pandailah memanfaatkan waktu, agar tidak terbuang percuma”.
  2. Gurindam Cinta:
    • Gurindam jenis ini berkaitan dengan tema cinta dan hubungan antarmanusia. Puisi ini sering digunakan untuk mengungkapkan perasaan cinta, keindahan, atau kesedihan.
    • Contoh: “Pada cinta dipaksa, pada cinta rela”.
  3. Gurindam Agama:
    • Jenis gurindam ini berkaitan dengan ajaran agama, nilai-nilai keagamaan, dan kehidupan spiritual.
    • Contoh: “Bersyukurlah pada-Nya, dalam suka dan duka”.

Contoh-contoh Gurindam Terkenal

Berikut ini adalah beberapa contoh gurindam yang terkenal:

  1. “Kalau tak hendak ke kutu, janganlah kita menggaru. Kalau tak hendak berduri, janganlah kita berjalan di pohon berduri”.
    • Gurindam ini mengajarkan kita untuk menghindari masalah atau kesulitan dengan tidak melakukan tindakan yang berpotensi membawa dampak buruk.
  2. “Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”.
    • Gurindam ini mengajarkan kita untuk bekerja keras dan melewati tantangan demi mencapai kebahagiaan dan kesuksesan di masa depan.
  3. “Hidup ini singkatlah jangankan enam puluh tahun, dua puluh tahunpun tak tentu”.
    • Gurindam ini mengingatkan kita akan kependekan hidup dan pentingnya memanfaatkan waktu dengan bijak.

Kesimpulan

Gurindam adalah salah satu bentuk puisi tradisional Melayu yang memiliki pola dua bait dalam setiap rangkaiannya. Puisi ini berisi pesan moral, nasihat, atau petuah yang disampaikan secara singkat dan padat. Ciri-ciri gurindam meliputi pola rima a-b-a-b, pesan moral atau nasihat, keterkaitan dan keberlanjutan antarbaik, serta penggunaan kata bijak. Terdapat juga beberapa jenis gurindam, seperti gurindam nasihat, gurindam cinta, dan gurindam agama. Contoh-contoh gurindam yang terkenal mengandung pesan yang berharga dan memiliki nilai-nilai yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

/* */