Materi Kerjasama Internasional

Hallo, Selamat Datang di Pendidikanmu.com, sebuah web tentang seputar pendidikan secara lengkap dan akurat. Saat ini admin pendidikanmu mau berbincang-bincang berhubungan dengan materi Kerjasama Internasional? Admin pendidikanmu akan berbincang-bincang secara detail materi ini, antara lain:

Contoh-Kerjasama-Internasional

Pengertian Kerjasama Internasional

Kerja sama internasional adalah bentuk hubungan yang dilakukan oleh suatu negara dengan negara lain yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan rakyat dan untuk kepentingan negara-negara di dunia. Kerja sama internasional, yang meliputi kerja sama di bidang politik, sosial, pertahanan keamanan, kebudayaan, dan ekonomi, berpedoman pada politik luar negeri masing-masing.


Pengertian Kerjasama Internasional Menurut Para Ahli

Berikut dibawah ini terdapat beberapa pendapat dari para ahli tentang kerjasama internasional, antara lain:


  1. Kerjasama Internasional menurut J.C. Johari

    Kerjasama internasional merupakan sebuah studi tentang interaksi yang berlansung diantara negara-negara berdaulat disamping itu juga studi tentang pelaku-pelaku non negara yang prilakunya memiliki dampak terhadap tugas-tugas Negara.

  2. Kerjasama International menurut Couloumbis dan Wolfe 

    Kerjasama internasional adalah studi yang sistematis mengenai fenomena-fenomena yang bisa diamati dan mencoba menemukan variabel-variabel dasar untuk menjelaskan prilaku serta mengungkapkan karakteristik-Karakteristik atau tipe-tipe hubungan antar unit-unit sosial.

  3. Kerjasama Internasional menurut Mochtar Mas’oed 

    Kerjasama internasional merupakan hubungan yang sangat kompleksitas karena didalamnya terdapat atau terlibat bangsa-bangsa yang masing-masing berdaulat sehingga memerlukan mekanisme yang lebih rumit dari pada hubungan antar kelompok.


Bentuk Kerjasama Internasional

Berdasarkan bentuknya, kerja sama ekonomi internasional terbagi dalam 3 (tiga) macam, yaitu sebagai berikut :


  1. Kerja sama bilateral

Kerja sama bilateral adalah kerja sama yang dilakukan antara dua negara. Kerja sama ini biasanya dalam bentuk hubungan diplomatik, perdagangan, pendidikan, dan kebudayaan.


  1. Kerja sama regional

Kerja sama regional adalah kerja sama yang dilakukan oleh beberapa negara dalam suatukawasan atau wilayah. Kerja sama ini biasanya dilakukan karena adanya kepentingan bersama baik dalam bidang politik, ekonomi, dan pertahanan. Contoh kerja sama regional antara lain ASEAN dan Liga Arab.


  1. Kerja sama multilateral

Kerja sama multilateral adalah kerja sama yang dilakukan beberapa negara. Contoh kerjasama ini antara lain Perserikatan Bangsa-Bangsa.


Landasan Kerjasama Internasional

Landasan yang melandasi kerjasama antar bangsa dan perjanjian internasional yang dijalin antar bangsa, yaitu sebagai berikut:

  1. PANCASILA, yaitu pancasila ke-2 yang berbunyi “kemanusiaan yang adil dan beradab” yang berarti sesama manusia memiliki persamaan harkat, martabat, dan derajat.
  2. PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945, yaitu pada alinea ke-4 pembukaan undang-undang dasar 1945 yang salah satunya berisi tentang tujuan nasional, yang berbunyi “Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.”
  3. BATANG TUBUH UUD 1945, yaitu pada pasal 11 Ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi “Presiden dengan persetujuan DPR menyatakan peran, membuat perdamaian, dan perjanjian dengan negara lain.”
  4. PASAL 13 UUD 1945, yang berbunyi : “A. Presiden mengangkat duta atau konsul, B. Dalam hal mengangkat duta, presiden memperhatikan timbangan DPR.”

Prinsip Kerjasama Internasional

  • Dilandasi Politik luar Negeri Bebas Aktif
  • Ditujukan untuk Kepentingan Nasional
  • Tidak mencampuri Urusan Dalam Pribadi Negara Lain
  • Saling menguntungkan Antara Kedua Belah Pihak Negara.
  • Mewujudkan tatanan Duania baru berdasarkan Kemerdekaan, Perdamaian Abadi, dan Keadilan Sosial.

Manfaat Kerjasama Internasional

Berikut dibawah ini terdapat beberapa manfaat kerjasama internasional, antara lain:

  1. Bidang Ideologi
    Akan saling menghormati meskipun terjadi perbedaan landasan/falsafah.
  2. Bidang politik
    Sama-sama berorientasi pada kepentingan nasional masing-masing negara.
  3. Bidang ekonomi
    Adanya kerjasama yang saling menguntungkan untuk meningkatkan kesejahteran, terjadinya ekspor & impor.
  4. Bidang sosial budaya
    Saling melengkapi namun tetap berpedoman pada kepribadian bangsa masing-masing.
  5. Bidang pertahanan & keamanan
    Adanya latihan militer bersama untuk eningkatkan keamanan & pertahanan.
  6. Bidang pendidikan
    Saling bertukar pelajar & mahasiswa untuk menimba ilmu sehingga membawa dampak positif bagi negara asal.
  7. Bidang kesehatan
    Saling membantu dalam hal medis seperti peralatan medis, tenaga medis, obat-obatan, serta perkembangan yang terjadi pada dunia medis.

Tujuan Kerjasama Internasional

Berikut dibawah ini terdapat beberapa tujuan kerjasama internasional, antara lain:

  • Memacu pertumbuhan ekonomi setiap negara.
  • Menciptakan saling pengertian antar bangsa dalam membina dan menegakkan perdamaian dunia.
  • Menciptakan keadilan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyatnya.

Dampak Kerjasama Internasional

Berikut ini terdapat 2 dampak kerjasama internasiona, antara lain:


1. Dampak Positif Kerjasama Ekonomi Internasional terhadap Perekonomian Negara

antara lain:


1. Meningkatkan Keuangan Negara

Kerja sama ekonomi antarnegara dapat memberikan banyak manfaat bagi Indonesia, salah satunya di bidang keuangan. Melalui kerja sama ini Indonesia memperoleh bantuan berupa pinjaman keuangan dengan syarat lunak yang digunakan untuk pembangunan. Dengan demikian, adanya pinjaman keuangan otomatis dapat meningkatkan keuangan negara.


2. Membantu Meningkatkan Daya Saing Ekonomi

Kerja sama ekonomi dapat menciptakan persaingan yang sehat di antara negara-negara anggota. Persaingan yang sehat ini dapat dilakukan dengan meningkatkan kemampuan produsen tiap negara dalam menghasilkan produk-produk yang mampu bersaing dengan negara-negara lain. Keberhasilan bersaing suatu negara ditingkat regional dan internasional pada gilirannya akan meningkatkan perekonomian negara yang bersangkutan.


3. Meningkatkan Investasi

Kerja sama ekonomi antarnegara dapat menjadi cara menarik bagi para investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Banyaknya investor yang mau menginvestasikan modalnya di Indonesia dapat menjadi peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan perekonomian dan pembangunan Indonesia. Selain itu, banyaknya investasi dapat juga menambah lapangan kerja baru, sehingga jumlah pengangguran dapat berkurang.


4. Menambah Devisa Negara

Kerja sama ekonomi antarnegara khususnya di bidang perdagangan dapat meningkatkan devisa negara. Devisa diperoleh dari kegiatan ekspor barang. Semakin luas pasar akan semakin banyak devisa yang diperoleh negara, sehingga dapat memperlancar pembangunan negara.


5. Memperkuat Posisi Perdagangan

Persaingan dagang di tingkat internasional sangat berat. Hal ini disebabkan adanya berbagai aturan dan hambatan perdagangan di setiap negara. Untuk itu perlu adanya kerja sama ekonomi. Sehingga dalam kerja sama tersebut perlu dibuat aturan per-dagangan yang menguntungkan negara-negara anggotanya. Dengan demikian adanya aturan tersebut dapat memperlancar kegiatan ekspor dan impor dan menciptakan perdagangan yang saling menguntungkan. Akibatnya posisi perdagangan dalam negeri semakin kuat.


2. Dampak Negatif Kerjasama Ekonomi Internasional terhadap Perekonomian Negara

antara lain:


1.  Ketergantungan dengan Negara Lain

Banyaknya pinjaman modal dari luar negeri daspat membuat Indonesia selalu tergantung pada bantuan negara lain. Hal ini akan menyebabkan Indonesia tidak dapat menggembangkan pembangunan yang lebih baik.


2. Intervensi Asing Terhadap Kebijakan Ekonomi Indonesia

Sikap ketergantungan yang semakin dalam pada negara lain, dapat menyebabkan negara lain berpeluang melakukan campur tangan pada kebijakan-kebijakan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Jika kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah mendapat campur tangan negara lain, hal ini dapat merugikan rakyat.


3.  Masuknya Tenaga Asing ke Indonesia

Alih teknologi yang timbul dari kerja sama ekonomi antarnegara memberi peluang masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia. Jika hal ini terjadi tenaga kerja Indonesia menjadi tersingkir dan dampaknya terjadi banyaknya pengangguran.


4. Mendorong Masyarakat Hidup Konsumtif

Barang-barang impor yang masuk ke Indonesia mendorong masyarakat untuk mencoba dan memakai produk-produk impor. Hal ini akan mendorong munculnya pola hidup konsumtif.


Contoh Kerjasama Internasional

Berikut dibawah ini terdapat beberapa contoh kerjasama internasional, antara lain:


  1. Bidang Ekonomi Kerja

  • APEC (Asia Pasifik Economis Corporation)
  • MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa)

  1. Bidang Sosial

  • WHO (World Health Organization)
  • UNICEF (United Nations Children and Education Fund)
  • ILO (International Labour Organization)

  1. Bidang Pertahanan atau Politik

  • SEATO (South East Asia Treaty Organization)
  • ANZUS (Australia, New Zeland, and United States)
  • NATO (North Atlantic Treaty Organization)
  • CENTO (Central Treaty Organication) atau Pakta Baghdad
  • Pakta Wrsawa, yaitu pakta militer yang dibentuk oleh Uni Sovyet untuk membendung pengaruh Amerika di Eropa Timur.

Daftar Pustaka:

  • Team Dosen Perspektif Gobal. (2006). Bahan Ajar Perspektif Gobal. Pontianak: FKIP UNTAN
  •  Boediono. Ekonomi Nasional. Yogyakarta : Badan Penerbit Fakultas Ekonomi.
  • Amir M.S. 1990. Penuntun Ekspor. Jakarta : Pustaka Binaman Pressindo. Salvatore, D

Demikian Pembahasan Tentang Bentuk Kerjasama Internasional: Pengertian Menurut Para Ahli, Landasan, Prinsip, Manfaat, Tujuan, Dampak dan Contoh dari Pendidikanmu
/* */