Pengertian Manajer

Hallo, Selamat Datang di Pendidikanmu.com, sebuah web tentang seputar pendidikan secara lengkap dan akurat. Saat ini admin pendidikanmu mau berbincang-bincang berhubungan dengan materi Manajer? Admin pendidikanmu akan berbincang-bincang secara detail materi ini, antara lain:  pengertian, fungsi, peran dan keterampilan.

Manajer

Pengertian Manajer

Manajer merupakan seseorang yang bekerja melewati orang beda dengan mengoordinasikan kegiatan-kegiatan mereka guna menjangkau sasaran organisasi, seorang yang sebab pengalaman, pengetahuan, dan keterampilannya dinyatakan oleh organisasi utk memimpin, mengatur, mengelola, mengendalikan dan mengembangkan pekerjaan organisasi dalam rangka menjangkau tujuan.


Tingkatan Manajer

Pada sebuah organisasi berstruktur tradisional, manajer tidak jarang dikelompokan menjadi manajer puncak, manajer tingkat menengah, serta manajer lini kesatu, bisanya dicerminkan dengan format piramida, dimana jumlah dari karyawan lebih banyak di unsur bawah dari pada dipuncak).


  • Manejemen lini Pertama (first-line management)

Manejemen lini kesatu (first-line management), dikenal dengan istilah manajemen operasional, adalahmanajemen tingkat yang sangat rendah yang bertugas memantau dan memimpin karyawan non-manajerial yang terdapat di dalam proses produksi. Mereka tidak jarang disebut penyelia (supervasior), manajer shift, manajer area, manajer kantor, manajer departemen, atau mandor (foreman).


  • Manajemen Tingkat Menengah (middle management)

Manajemen tingkat menengah (middle management) merangkum semua manajemen yang berada diantara manajer lini kesatu dan manajemen puncak dan tugas sebagai penghubung antara keduanya. Jabatan yang tergolong manajer menengah yakni kepala bagian, pemimpin proyek, manajer pabrik.


  • Manajemen Puncak (top management)

Manajemen puncak (top management), dikenal dengan executive officer, yang bertugas dengan meerencanakan strategi dan pekerjaan perusahaan secara umum dan menunjukkan jalannya perusahaan. Contoh top manajemen ialah CEO (Chief Executive Officer)

Walaupun demikian, tidak seluruh organisasi dapat menuntaskan pekerjaannya dengan memakai format piramida tradisional ini. Misalnya pada organisasi yang lebih luwes dan sederhana, dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh kesebelasan karyawan yang tidak jarang kali berubah, beralih dari satu proyek ke proyek lainnya cocok dengan permintaan pekerjaan.


Fungsi Manajer

Manajer perusahaan mengemban fungsi-fungsi manajemen inilah ini :


  • Fungsi Perencanaan

Kegiatan-kegiatan pokok perencanaan melewati penentuan tujuan, penyusunan, program dan jadwal, penyusunnan anggaran, pengembangan prosedur, serta penetapan dan pengartian kebijakan. perencanaan perusahaan antara lain mencakup produksi, pemasaran, SDM, dan ketatausahaan.


  • Fungsi Pengorganisasian

Termasuk faedah ini antara lain merangkai struktur organisasi, mendelegasikan wewenang dan tanggung jawab serta memutuskan hubungan antarbagian dalam organisasi. itulah tiga pokok pekerjaan yang mesti dilakukan dengan sungguh-sungguh.


  • Fungsi Pelaksana Kerja Berdasarkan Rencana Yang Telah Disusun

Rencana baru berarti bila sudah dilaksanakan. Agar dijangkau hasil yang diinginkan, manajer mesti tercebur dalam pengamalan rencana kerja. tujuannya supaya dijangkau koordinasi antar unsur dan kualitas proses dan hasil buatan senantiasa terjaga.


  • Fungsi Pengawasan

Manajer memantau apakah pelaksanaannya dan hasilnya telah cocok dengan apa yang sudah direncanakan. apakah butuh ada perbaikan dan beda sebagainya. dalam mengemban tugas yang cakupannya luas tersebut manajer ditolong oleh sejumlah kepala unsur produksi, kepala unsur pemasaran, kepala unsur kepegawaian, dan kepala unsur keuangan.


Peran Manajer

Ada sepuluh peran yang dimainkan oleh manajer di lokasi kerjanya. Namun kesepuluh peran tersebut di rangkum menajdi tiga kelompokyaitu:

  1. Peran antar pribadi, yakni melibatkan orang dan keharusan lain, yang mempunyai sifat simbolis dan seremonial. Peran ini mencakup peran untuk tokoh untuk anak buah dan pemimpin.
  2. Peran informasional, mencakup peran manajer sebagai penyebar dan pemantau informasi, dan peran sebagai juru bicara.
  3. Peran pemungutan keputusan, Yaitu peran sebagai seseorang wirausahawan, pemecah masalah, serta pembagi sumber daya.

Keterampilan Manajer

Berikut ini merupakan keterampilan atau kemampuan yang mesti dipunyai oleh seorang manajer.


  • Keterampilan Konseptual

Manajer tingkat atas (top manager) diwajibkan mempunyai sebuah kemampuan untuk menciptakan konsep, gagasan adan usulan untuk peradaban sebuah organisasi. Gagasan, gagasan serta konsep itu lalu diulas menajdi sebuah rencana pekerjaan untuk mewujudkan usulan atau konsep itu. Proses penjabaran gagasan menjadi suatu rencana kerja yang kongkret dan seringkali disebut sebagai suatu proses perencanaan. Oleh karenanya, kemampuan konsepsional pun merupakan kemampuan untuk membaut suatu rencana kerja.


  • Keterampilan Berhubungan Dengan Orang Lain

Selain keterampilan konsepsional, seorang manajer pun harus dilengkapi dengan kemampuan berkomunikasi serta bersangkutan dengan orang lain, yang dinamakan dengan kemampuan kemanusiaan. Komunikasi yang persuasif mesti selalu dibuat oleh manajer terhadap bawahan yang dipimpinnya.

Seseorang manajer yang memiliki keterampilan komunikasi yang persuasif, bersahabat dan kebapakan akan menciptakan karyawan merasa dihargai dan kemudia mereka bakal bersikap lebih tersingkap terhadap atasannya. Keterampilan berkomunikasi diperlukan, baik pada tingkatan manajemen atas, menengah, maupun bawah.


  • Keterampilan Teknis

Keterampilan teknis adalahbekal untuk menajer pada tingkat yang lebih rendah. Keterampilan ini merupakan keterampilan untuk menjalankan suatu pekerjaan. Misalnya memakai program komputer, membetulkan mesin, akuntansi dan sebagainya.


  • Keterampilan Manajemen Waktu

Merupakan kemampuan yang merujuk pada keterampilan seorang manajer untuk memakai waktu yang dimilikinya secara bijaksana. Griffin mengajukan misal kasus Lew Frankfort dari Coach. Pada tahun 2004, sebagai manajer, Frankfort digaji $2.000.000 per tahun. Jika dianggap bahwa ia bekerja sekitar 50 jam masing-masing minggu dengan waktu libur 2 minggu, maka gaji Frankfort masing-masing jamnya ialah $800 per jam—sekitar $13 per menit.

Dapat anda lihat diatas bahwa masing-masing menit yang berbuang bakal merugikan perusahaaan. Hampir seluruh manajer mempunyai gaji yang jauh lebih kecil dari Frankfort. Tetapi masa-masa yang mereka miliki tetap adalahaset yang berharga, serta menyianyiakannya berarti membuang-buang duit dan meminimalisir perduktivitas suatu perusahaan.


  • Keterampilan Membuat Keputusan

Keterampilan ini merupakan keterampilan untuk mendefinisikan suatu masalah dan menilai teknik terbaik guna memecahkan masalah tersebut. Membuat suatu keputusan ialah hal yang sangat utama guna seorang manajer, khususnya untuk kumpulan manajer atas (top manajer). Ada tiga tahapan dalam menciptakan keputusan, yaitu:

  1. Seorang manajer mesti mendefinisikan masalah dan menggali berbagai pilihan yang dapat dipungut untuk menyelesaikannya.
  2. Manajer mesti mengevaluasi setiap pilihan yang terdapat dan memilih sebuah pilihan yang dirasakan paling baik.
  3. Manajer mesti mengimplementasikan pilihan yang sudah ia pilih serta memantau dan mengevaluasinya supaya tetap sedang di jalur yang benar.

Etika Manajer

Etika manajerial ialah standar prilaku yang beri panduan manajer dalam kegiatan mereka. Ada tiga kelompok klasifikasi:

  1. Perilaku terhadap karyawan
  2. Perilaku terhadap organisasi
  3. Perilaku terhadap agen ekonomi lainnya

Tugas Manajer

Agar konsep mengenai manajer menjadi lebih jelas, sebagai berikut diuraikan secara terperinci apa tugas-tugas urgen yang dilaksanakan manajer :


  • Manajer bekerja dengan dan melewati orang lain

Istilah “orang” merangkum tidak melulu para bawahan dan atasan, tetapi pun manajer-manajer lainnya dalam organisasi. Disamping itu, “orang” pun termasuk individu-individu dari luar organisasi, langganan, penyedia (supplier), konsumen atau langganan, pengurus serikat karyawan, pejabat dan karyawan kantor-kantor pemerintah dan sebagainya.


  • Manajer memadukan dan menyeimbangkan tujuan

Setiap manajer bakal menghadapi sebanyak tujuan, masalah dan keperluan organisasional yang semuanya ini berlomba untuk memperebutkan sumberdaya-sumberdaya organisasi (manusia, material atau bahkan masa-masa manajer). Karena sekian banyak sumberdaya tersebut tidak jarang kali terbatas, manajer mesti menjaga ekuilibrium di antara sekian banyak tujuan dan keperluan organisasional.


  • Manajer bertanggung jawab dan mempertanggung jawabkan

Para manajer ditugaskan guna mengelola pekerjaan-pekerjaan tertentu secara sukses. Mereka seringkali dievaluasi atas dasar seberapa baik mereka menata tugas-tugas yang mesti diselesaikan. Lebih lanjut, manajer pun bertanggung jawab atas kegiatan-kegiatan semua bawahannya. Sukses atau kegagalan bawahan ialah cerminan langsung berhasil atau kegagalan manajer.


  • Manajer mesti beranggapan secara analisis dan konseptual

Untuk menjadi pemikir yang analisis, manajer mesti dapat merinci dan memisah-misahkan sebuah masalah menjadi komponen-komponen masalah, menganalisa komponen-komponen tersebut, dan lantas mencari solusi yang pantas (feasible) dengan akurat. Dan yang lebih penting untuk manajer ialah menjadi pemikir konseptual, yang dapat memandang borongan tugas dan mengkaitkan sebuah tugas dengan tugas-tugas lain.


  • Manajer ialah seorang mediator

Organisasi terdiri dari orang-orang, dan kadang-kadang mereka saling tidak bersetuju atau saling bertentangan. Bila urusan tersebut terjadi dalam sebuah unit kerja atau organisasi, maka dapat menurukan motivasi kerja dan produktivitas, atau dapat merusak keadaan kerja, atau bahkan semua karyawan yang cakap dapat meninggalkan organisasi. Kejadian-kejadian laksana ini menuntut peranan manajer sebagai mediator (penengah).


  • Manajer ialah seorang politisi

Seperti apa yang dilaksanakan politisi dalam mengkampanyekan program-programnya, manajer mesti mengembangkan hubungan-hubungan baikm guna mendapatkan sokongan atas kegiatan-ekgiatan usulan-usulan atau keputusannya. Setiap manajer yang efektif “memainkan politik” dengan mengembangkan jaringan kerjasama timbale balik dengan semua manajer beda dalam organisasi.


  • Manajer ialah seorang diplomat

Manajer barangkali harus berperan sebagai wakil (representative) resmi kumpulan kerjanya pada pertemuan-pertemuan organisasional. Manajer pun mungkin mewakili organisasi dalam berurusan dengan kontraktor, langganan, pejabat pemerintah atau personalia organisasi lain.


  • Manajer memungut keputusan-keputusan sulit

Organisasi tidak jarang kali menghadapi tidak sedikit masalah (misalnya, kendala financial, masalah personalia, dan sebagainya). Manajer ialah seorang yang diinginkan dapat mengejar pemecahan sekian banyak masalah susah dan memungut keputusan yang akurat.

Seorang manajer ialah apa yang dilaksanakan manajer, dan manajer pasti saja melakukan tidak sedikit hal yang berbeda. Begitu tidak sedikit dalam kenyataannya, sehingga sekian banyak peranan dan pekerjaan yang sudah diuraikan di atas melulu adalahsebagian saja guna melengkapi ulasan tentang definisi manajer, berikut bakal diuraikan sekian banyak kegiatan dan peranan yang dilaksanakan manahjer dari segi pandang lain.


Demikian Pembahasan Tentang 8 Tugas Manajer: Pengertian, Tingkatan, Fungsi, Peran, Keterampilan dan Etika dari Pendidikanmu
Semoga Bermanfaat Bagi Para Pembaca :)

Berita Artikel Lainnya:

/* */