Materi Otot Jantung

Hallo, Selamat Datang di Pendidikanmu.com, sebuah web tentang seputar pendidikan secara lengkap dan akurat. Saat ini admin pendidikanmu mau berbincang-bincang berhubungan dengan materi Otot Jantung? Admin pendidikanmu akan berbincang-bincang secara detail materi ini, antara lain: pengertian, struktur, gangguan, ciri, cara.

Otot-Jantung

Pengertian Otot Jantung

Otot jantung adalah suatu otot yang menyusun jantung. Ini pun adalah jenis otot lurik, dengan unsur yang berubah-ubah dari serat protein tebal dan tipis yang tidak jarang disebut miosin dan aktin setiap mengakibatkan striasi ini.

Keistimewaan dari otot jantung merupakan pada ketika sekali mulai aktif dengan tidak jarang kali menjalani proses kontraksi dan relaksasi tanpa merasakan sedikitpun suasana kelelahan (tanpa henti).

Otot-otot jantung terdiri dari sel-sel otot jantung yang tidak jarang disebut kardiomiosit. Didalam masing-masing kardiomiosit, terdapat satu atau dua inti, namun kadang-kadang barangkali ada tiga atau empat inti dalam satu sel. Otot jantung yang berirama kontraksi dan relaksasi mengakubatkan denyut berirama dan jantung berdetak.


Struktur Otot Jantung

Berikut ini terdapat beberapa struktur otot jantung, terdiri atas:


  • Perikardium Parietal

Melekat pada lapisan luar dan memproduksi lapisan cairan yang menolong untuk melumasi jantung. Lapisan dalam, atau endokardium, mengasingkan otot dari darah yang dipompa di dalam bilik jantung.

Saat menyaksikan sedikit lebih dekat pada otot tersebut, dapat dilihat bahwa itu ditata dalam lembaran sel, yang tersambung satu sama beda dengan teknik kerja celah.

Di mana 2 sel bertemu persimpangan khusus yang dinamakan cakram selingan yang mengunci kedua sel pada tempatnya. Sedangkan wilayah ini nampak serupa cakram gelap di bawah mikroskop,

Proyeksi ini memiliki lubang kecil di dalamnya (gap junction) yang dapat melewati impuls guna berkontraksi ke sel yang terhubung.

Jalinan antara dan di dekat sel-sel ini merupakan saraf dan pembuluh darah, yang membawa pesan dan oksigen ke otot jantung.

Pada tingkat mikroskopis, otot jantung ditata seperti otot rangka. Kedua jaringan otot lurik, yang berarti mereka memperlihatkan pita gelap dan cerah saat disaksikan di bawah mikroskop.


  • Sarkoma

Sarkoma yakni sebuah kelompok serat protein yang membalas sinyal dan kontrak. Di otot rangka dan jantung, sarkomer terbuat dari aktin dan miosin juga ditolong dengan protein yang sama.


  • Tropomyosin

Tropomyosin ini adalah suatu protein yang membalut atau menutupi aktin dan menghentikan myosin dari belitan dengannya. Troponin merupakan adalah suatu protein yang memegang tropomyosin pada tempatnya sampai sinyal guna kontrak telah diterima.


Gangguan pada Otot Jantung

Kardiomiopati adalah salah satu penyakit yang dapat mempengaruhi jaringan otot di jantung. Penyakit ini dapat menyebabkan jantung lebih susah untuk memompa darah karena otot jantung melemah, meregang, atau memiliki masalah pada strukturnya. Apabila terus tidak dipedulikan tanpa penyembuhan yang tepat, penyakit ini dapat mengakibatkan gagal jantung.

Kardiomiopati mempunyai 3 jenis, yakni :


  • Kardiomiopati hipertropik

Kardiomiopati hipertropik terjadi ketika otot-otot jantung di wilayah bilik bawah membesar dan menebal tanpa dalih yang jelas. Penebalan otot di jantung ini menyebabkan jantung mesti bekerja lebih keras guna memompa darah.


  • Kardiomiopati dilatasi

Kardiomiopati dilatasi disebabkan karena otot jantung pada bilik kiri membesar dan meregang maka tidak efektif guna memompa darah terbit dari jantung. Keadaan ini umumnya diakibatkan karena penyakit arteri koroner atau serangan jantung.


  • Kardiomiopati restriktif

Kardiomiopati restriktif terjadi ketika otot di jantung menjadi kaku dan tidak cukup elastis, sampai-sampai jantung tidak dapat mengembang dan memompa darah dengan baik. Jenis penyakit jantung ini jauh lebih langka daripada penyakit jantung laksana penyakit arteri koroner atau masalah katup jantung.


Ciri – Ciri Otot Jantung

  • Mempunyai format yang memanjang
  • Mempunyai Inti sel yang terletak ditengah
  • Cara kerja otot jantung ini terdapat diluar kesadaran atau tak diprovokasi oleh benak atau saraf pusat.
  • Serabut jantung memiliki panjang 50 – 100 um, diameter berkisar diantara 14 um.
  • Jumlah dari serabut otot jantung tidak cukup lebih 1500 filamen
  • Serabut pada otot jantung berupa sarkolema dan terdiri atas myofibril-myofibril yang tampak berdampingan
  • Otot Jantung terdiri dari 1 dan 2 inti sel atau bahkan dapat berjumlah 3 dan 4 tetapi tersebut sangat jarang
  • Bekerja terus menerus tanpa istirahat.
  • Otot jantung diprovokasi oleh saraf otonom yakni saraf simpatik dan safar parasimpatik
  • Mempunyai format Silindris berbelah dan menyatu
  • Mempunyai serabut yang bercabang-cabang
  • Mempunyai diskus interkalaris, interkalaris yakni pembatas antar sarkomer.

Fungsi Otot Jantung

  • Berfungsi untuk menolong dalam memompa darah ke semua tubuh.
  • Sel-sel pada jantung juga dapat membantu dalam kontraksi sel lainnya.
  • Berfungsi untuk mencuci tubuh dari hasil metabolisme atau karbondioksida.
  • Berfungsi dalam menolong kerja organ jantung.
  • Berfungsi guna memijat darah sampai-sampai darah dapat terbit dari jantung ketika berkontraksi dan memungut darah pada relaksasi.
  • Otot jantung menyimpan teknik pemompaan ventrikel pada jantung.

Cara Kerja Otot Jantung

Cara kerja otot jantung dalam tubuh insan yaitu bekerja atau bereaksi di bawah sadar atau tanpa kendali dari pribadi tersebut, pekerjaan yang dilaksanakan otot jantung diprovokasi dengan saraf otonom yaitu saraf simpatik dan saraf parasimpatik. Maka otot jantung dapat bekerja terus menerus tanpa henti dan dapat menjadi pemeran urgen dalam keberlangsungan hidup manusia.


Demikian Pembahasan Tentang Fungsi Otot Jantung: Pengertian, Struktur, Gangguan, Ciri dan Cara dari Pendidikanmu
Semoga Bermanfaat Bagi Para Pembaca :)

Baca Artikel Lainnya:

/* */