Materi Otot Lurik

Hallo, Selamat Datang di Pendidikanmu.com, sebuah web tentang seputar pendidikan secara lengkap dan akurat. Saat ini admin pendidikanmu mau berbincang-bincang berhubungan dengan materi Otot Lurik? Admin pendidikanmu akan berbincang-bincang secara detail materi ini, antara lain: pengertian, fungsi, ciri, bagian dan sifat.

Otot-Lurik

Pengertian Otot Lurik

Otot lurik atau yang mempunyai nama beda otot kerangka adalah otot dalam tubuh insan yang melekat pada sistem kerangka tubuh dan bisa digerakkan dengan gampang atas kemauan atau perintah anda dengan suasana sadar, sampai-sampai disebut pun sebagai otot motorik. Otot lurik di semua tubuh insan sanggup bekerja keras dan kuat yakni dengan menggerakkan tulang karena di dalamnya tidak sedikit ada inti sel.

Namun otot lurik juga ingin mudah lelah yaitu membutuhkan waktu guna beristirahat setelah bekerja, otot lurik bilamana dilihat dengan memakai mikroskop akan mengindikasikan bagian gelap (aktin) dan cerah (terang) yang bergantian cocok dengan kegiatan yang dilakukannya atau kondisinya.


Fungsi Otot Lurik

Fungsi dari otot lurik merupakan untuk menggerakkan rangka badan manusia atau hewan, sampai-sampai kita bisa bergerak cocok dengan keinginan atau yang diharapkan kita. Dan pun dapat menunjang anda dalam banting tulang dan cepat.


Ciri – Ciri Otot Lurik

  • Otot lurik ini berada pada otot paha, otot betis, otot dada, dan semua rangka tubuh manusia.
  • Mempunyai format selindris, panjang, dan pun mempunyai tidak sedikit inti sel (multinuklei).
  • Mempunyai ribuan serabut yang menciptakan jaringan otot yang tersusun rapi.
  • Otot lurik bergerak dibawah kesadaran (Volunter).
  • Otot lurik dapat bekerja dengan keras dan cepat bakal tetapi gampang lelah, dan mesti diistirahatkan secara rutin sehabis mengerjakan kegiatan.
  • Biasanya, otot rangka memiliki diameter 50 mikron dan panjang sampai 2,5 cm.
  • Menempel pada rangka tubuh insan atau pada hewan.
  • Otot lurik terletak inti sel berada di ambang (perifer).
  • Otot lurik pun cepat dalam berkontraksi (berkerut).

Cara Kerja Otot Lurik

Otot lurik yang berada pada nyaris keseluruhan tubuh insan ini mempunyai teknik kerja dengan teknik kontraksi dan relaksasi, yaitu kontraksi pada saat mengerjakan gerakan yang membutuhkan kekuatan dan kerja lebih keras, laksana pada ketika menaiki tangga dengan kaki atau berlari. Relaksasi akan digarap oleh otot lurik setelah selesai mengerjakan tugas yang berat dengan teknik melenturkan atau meregangkan unsur tubuhnya laksana merenggangkan tubuh yang dilaksanakan oleh manusia.

Hal itu dilaksanakan untuk menangkal kram atau desakan sekaligus memberi waktu guna istirahat, karena tersebut setelah insan melakukan kegiatan seperti berlari dan aktfitas berat lainnya selalu membutuhkan waktu guna beristirahat sejenak untuk membalikkan kekuatan sampai-sampai dapat menangkal kram otot atau keletihan yang dapat dominan pada faedah tubuh lainnnya.

Semua faedah gerak itu dikendalikan atau ditata oleh unsur otak insan yang menata syaraf pusat dengan teknik membuat perintah insan misalnya berlangsung atau berlari lantas meresponnya dengan cepat dan meminta otot unsur tubuh yang diperlukan untuk bergerak mengikuti kemauan manusia. teknik kerja yang dilaksanakan tersebut semuanya terjadi dalam kesadaran atau dikendalikan secara langsung oleh pribadi tersebut.


Bagian – Bagian Otot Lurik


  • Sarkolema

Sarkolema yaitu sebuah membran yang melapisi atau menyelimuti sebuah sel otot yang memiliki faedah sebagai pelindung otot.


  • Sarkoplasma

Sarkoplasma merupakan suatu cairan sel otot yang memiliki faedah untuk lokasi dimana miofibril dan miofilamen berada.


  • Miofibril

Miofibril merupakan sekian banyak serat-serat pada otot.


  • Miofilamen

Miofilamen adalah suatu benang-benang halus yang berasal dari miofibril.

Miofibril terbagi atas 2 lagi menjadi 2 jenis yakni :

  • Miofilamen homogen (ada pada otot polos).
  • Miofilamen heterogen (ada pada otot jantung atau otot cardiak dan pada otot rangka atau otot lurik).

Sifat – Sifat Otot Lurik

  • Otot lurik ini adalah otot yang mempunyai keterampilan untuk mengerjakan potensial aksi.
  • Iritabilitas, atau pada ketika dirangsang, otot bakal bereaksi atau bekerja.
  • Kontraktilitas, yakni otot dapat mempersingkat atau menghasilkan ketegangan antara ujung-ujungnya.
  • Relaksasi, yaitu suatu otot dapat kembali beristirahat setelah kontraksi atau peregangan.
  • Distensibilitas, yakni otot dapat ditarik dengan kekuatan luar otot tersebut sendiri, otot tidak bakal terluka bilamana tidak meregang melalui batas fisiologis.
  • Elastisitas, yakni otot akan menampik guna perpanjangan dan akan berpulang kepada posisi mula sesudah pasif atau aktif perpanjangan.
  • Elastisitas merupakan kebalikan dari Distensibilitas.

Demikian Pembahasan Tentang Cara Kerja Otot Lurik: Pengertian, Fungsi, Ciri, Bagian dan Sifat dari Pendidikanmu
Semoga Bermanfaat Bagi Para Pembaca :)

Baca Artikel Lainnya:

/* */