Pengertian Gempa Bumi

Hallo, Selamat Datang di Pendidikanmu.com, sebuah web tentang seputar pendidikan secara lengkap dan akurat. Saat ini admin pendidikanmu mau berbincang-bincang berhubungan dengan materi Gempa Bumi? Admin pendidikanmu akan berbincang-bincang secara detail materi ini, antara lain: pengertian, macam, proses serta dampak.

Pengertian Gempa Bumi

Pengertian Gempa Bumi

Gempa Bumi adalah vibrasi ataupun guncangan yang berlangsung dibidang bumi efek dari divestasi daya dari dalam secara mendadak yang menimbulkan frekuensi seismik. Umumnya gempa bumi diakibatkan oleh mobilitas lapisan bumi.

Gempa Bumi adalah guncangan atau vibrasi dibidang bumi yang diakibatkan oleh frekuensi seismik dari inti gempa. Gempa sering berlangsung efek dari susunan antar lempeng tektonik yang disebabkan aktivitas magma dalam bumi. Getaran tersebut bersumber dari dalam lapisan menjalar ke bidang bumi dan menerobos bumi sehingga makhluk hidup yang ada dibidang bumi bisa menjumpai efek getaran tersebut. Gerak guncangan gempa bumi sangat kilat sehingga susah untuk diperkiraan. Media yang dipakai untuk menakar intensitas gempa ialah Seismograf ataupun Seismometer.


Macam Macam Gempa Bumi

Terdapat 2 macam macam gempa bumi, antara lain:


1. Menurut Penyebabnya

Menurut penyebabnya, terdapat 5 jenis gempa bumi antara lain:


  1. Gempa Bumi Tektonik

Gempa tektonik merupakan gempa yang diakibatkan karena terdapat kegiatan tektonik yakni perpindahan keraj bumi secara seketika yang mempunyai daya mulai dari minim sampai sangat super Gempa bumi tersebut menimbulkan kehancuran.


  1. Gempa Bumi Vulkanik

Gempa vulkanik merupakan gempa yang diakibatkan oleh terdapat kegiatan magma yang umumnya berlangsung sebelum meledaknya gunung berapi. Apabila kegiatan gunung berapi semakin membesar maka akan mengakibatkan meletus serta gempa bumi.


  1. Gempa Bumi Runtuhan

Gempa bumi tumbukan merupakan gempa bumi yang berlangsung pada kawasan gamping ataupun kawasan pertambangan. Gempa bumi tersebut sedikit berlangsung dan berupa lokal.


  1. Gempa Bumi Buatan

Gempa bumi buatan merupakan gempa bumi yang diakibatkan oleh kegiatan manusia itu sendiri, misalnya kegiatan peledakan dinamit disebuah pertambangan maupun lainnya, kegiatan ujicoba nuklir serta memukul palu di bidang dinding maupun sebagainya.


  1. Gempa Bumi Tumbukan

Gempa bumi tumbukan merupakan gempa bumi yang berlangsung efek terdapat benturan dengan benda meteor ataupun asteroid yang jatuh ke permukaan bumi.


2. Menurut Kedalaman

Menurut kedalamannya, terdapat 3 jenis gempa bumi antara lain:


  • Gempa Bumi Dalam

gempa bumi dalam merupakan gempa bumi yang menyimpan hiposentrum yang berada lebih dari 300 km di bidang bumi ataupun berada dalam lapisan bumi. Gempa bumi tersebut biasanya tidak terlampau terancam.


  • Gempa Bumi Menengah

Gempa bumi menengah merupakan gempa bumi yang menyimpan hiposentrum yang berada antara 60 km sampai 300 km di bidang bumi. Gempa bumi tersebut biasanya mengakibatkan kehancurang dangkal dan guncangannya sangat terasa.


  • Gempa Bumi Dangkal

Gempa bumi dangkal merupakan gempa bumi yang menyimpan hiposentrum yang berada lebih rendah dari 60 km di bidang bumi. Biasanya gempa tersebut mengakibatkan kehancurang yang sangat dahsyat.


Proses Terjadinya Gempa Bumi

Gempa bumi terjadi ketika batuan di kerak bumi mengalami tekanan ekstrem oleh pergerakan lempeng yang membentuk landas kontinen. Sebagian besar terjadi ketika dua lempeng di kerak bumi saling bergesekan. Lempeng yang dimaksud adalah lempeng samudera dan lempeng benua. Ketika lempeng saling bergesekan dan bertabrakan, itu akan menghasilkan gelombang kejut, yang kita rasakan sebagai gempa bumi.

Pelat padat lautan yang memiliki massa lebih besar saat bertabrakan dengan lempeng benua di daerah tumbukan (subduksi) akan bergerak menyusup ke bawah. Pergerakan lempeng akan melambat karena bergesekan dengan selubung bumi, yang selanjutnya menyebabkan penumpukan energi di daerah patahan dan daerah subduksi. Akibatnya, di sekitar area ini terjadi tekanan, tarikan, dan geser.

Ketika batas elastisitas lempeng terlampaui, sebuah batu pecah terjadi, diikuti oleh pelepasan energi secara tiba-tiba. Proses ini menghasilkan getaran partikel di segala arah yang disebut gelombang seismik. Nah, di sekitar area tumbukan lempengan itu bisa terjadi gempa.

Dalam setahun, gempa bumi dapat terjadi hingga jutaan kali karena pergerakan lempeng bumi yang sangat aktif. Namun, getaran itu tidak dirasakan oleh manusia yang ada di permukaan bumi. Gempa bumi dirasakan oleh manusia hanya puluhan kali setiap tahun dan akibatnya dapat merusak bangunan yang ada di atasnya. Kekuatan gempa diukur pada skala Richter. Skala Richter diukur dari 1 (getaran cahaya) hingga 9 (getaran merusak). Gempa terburuk dan terburuk terjadi pada akhir 2004, yaitu di Samudera Hindia, Banda Aceh, Indonesia.


Dampak Terjadinya Gempa Bumi

Terdapat beberapa dampak terjadinya gempa bumi, antara lain:

  1. Berlangsungnya kerusahaan, misalnya bangunan hancur, efek gempa menimbulkan tsunami
  2. Jalan terhenti dan jembatan rusak
  3. Tanah pada permukaan terjadi belah-belah atau retak-retak
  4. Bangunan warga yang terkan dampak hancur
  5. Terjadi Kebakaran
  6. Banyaknya korban berjatuhan, dari korban meninggal dunia, luka berat, luka ringan maupun korban hilang

Cara Mengatasi Gempa Bumi

Terdapat beberapa cara mengatasi terjadinya gempa bumi, antara lain:


1. Bila berada di dalam rumah

  • Jangan panik dan jangan berlari keluar, berlindunglah di bawah meja atau tempat tidur.
  • Bila tidak ada, lindungilah kepala dengan bantal atau benda lainnya.
  • Jauhi rak buku, lemari dan kaca jendela.
  • Hati-hati terhadap langit-langit yang mungkin runtuh, benda-benda yang tergantung di dinding dan sebagainya.

2. Bila berada di luar ruangan

  1. Jauhi bangunan tinggi, dinding, tebing terjal, pusat listrik dan tiang listrik, papan reklame, pohon yang tinggi dan sebagainya.
  2. Usahakan dapat mencapai daerah yang terbuka.
  3. Jauhi rak-rak dan kaca jendela.

3. Bila berada di dalam ruangan umum

  • Jangan panik dan jangan berlari keluar karena kemungkinan dipenuhi orang.
  • Jauhi benda-benda yang mudah tergelincir seperti rak, lemari, kaca jendela dan sebagainya.

4. Bila sedang mengendarai kendaraan

  1. Segera hentikan di tempat yang terbuka.
  2. Jangan berhenti di atas jembatan atau di bawah jembatan layang/jembatan penyeberangan.

5. Bila sedang berada di pusat perbelanjaan, bioskop, dan lantai dasar mall

  • Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan.
  • Ikuti semua petunjuk dari pegawai atau satpam.

6. Bila sedang berada di dalam lift

  1. Jangan menggunakan lift saat terjadi gempabumi atau kebakaran. Lebih baik menggunakan tangga darurat.
  2. Jika anda merasakan getaran gempabumi saat berada di dalam lift, maka tekanlah semua tombol.
  3. Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah.
  4. Jika anda terjebak dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia.

7. Bila sedang berada di dalam kereta api

  • Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga anda tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak
  • Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta
  • Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan

8. Bila sedang berada di gunung/pantai

  1. Ada kemungkinan lonsor terjadi dari atas gunung. Menjauhlah langsung ke tempat aman.
  2. Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika Anda merasakan getaran dan tanda-tanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.

9. Beri pertolongan

  • Karena petugas kesehatan dari rumah-rumah sakit akan mengalami kesulitan datang ke tempat kejadian maka bersiaplah memberikan pertolongan pertama kepada orang-orang berada di sekitar Anda.

10. Evakuasi

  1. Tempat-tempat pengungsian biasanya telah diatur oleh pemerintah daerah. Pengungsian perlu dilakukan jika kebakaran meluas akibat gempa bumi. Pada prinsipnya, evakuasi dilakukan dengan berjalan kaki di bawah kawalan petugas polisi atau instansi pemerintah.

11. Dengarkan informasi

  1. Saat gempa bumi terjadi, masyarakat terpukul kejiwaannya. Untuk mencegah kepanikan, penting sekali setiap orang bersikap tenang dan bertindaklah sesuai dengan informasi yang benar. Anda dapat memperoleh informasi yang benar dari pihak berwenang, polisi, atau petugas PMK. Jangan bertindak karena informasi yang tidak jelas.

Demikian Pembahasan Tentang Pengertian Gempa Bumi, Macam, Proses, Dampak dan Cara Mengatasi dari Pendidikanmu

Tinggalkan komentar

/* */