Pengertian HTTP

Hallo, Selamat Datang di Pendidikanmu.com, sebuah web tentang seputar pendidikan secara lengkap dan akurat. Saat ini admin pendidikanmu mau berbincang-bincang berhubungan dengan materi HTTP? Admin pendidikanmu akan berbincang-bincang secara detail materi ini, antara lain: cara kerja, pengertian, fungsi, proses dan perbedaan.

Cara Kerja HTTP

Pengertian HTTP

HTTP adalah suatu protokol yang digunakan untuk akses antara client dan server pada jaringan komputer, khususnya internet. Atau dapat di artikan juga sebagai sebuah protokol pada internet yang digunakan sebagai metode dalam mentransfer halaman World Wide Web (www). Dalam menerima data dari server umumnya client menggunakan web browser.

Umumnya orang-orang mengenal istilah HTTP dari yang di implementasikan pada salah satu protokol jaringan internet. Dengan menggunakan protokol HTTP maka dapat mendefinisikan bagaimana halaman atau pesan di format lalu dikirimkan dari client kepada server atau bisa juga sebaliknya dari server ke client.

Misalnya jika kita mengetik suatu alamat website di address bar web browser, maka web browser tersebut akan melakukan pengiriman perintah HTTP kepada web server, lantas web server-pun akan menerima permintaan tersebut dan melakukan aktivitasnya sesuai dengan permintaan web browser, dan hasilnya akan ditampilkan di web browser. Web browser atau client tersebut umumnya akan memulai permintaannya dengan cara membuat hubungan TCP/IP ke port tertentu, biasanya pada port 80 atau 8080.


Fungsi HTTP

Mungkin Anda pun telah menyadari bahwa HTTP selalu muncul di setiap alamat halaman website. Memang betul bahwa setiap layanan web menggunakan protokol HTTP untuk dapat berjalan. Namun terdapat pula protokol HTTPS yang merupakan variasi dari HTTP, yang akan dibahas perbedaannya dengan HTTP pada poin selanjutnya.

Fungsi utama dari protokol HTTP sebenarnya cukup sederhana, yaitu untuk mengkomunikasikan satu komputer dengan lainnya. Protokol sendiri bisa diibaratkan seperti perintah yang wajib dijalankan setiap komputer agar dapat mengirim dan menerima pesan. Selain HTTP, terdapat jenis protokol lainnya seperti SMTP, FTP, IMAP atau POP3. Hanya saja, HTTP lah yang paling banyak digunakan dan cukup populer.

Selain itu, HTTP juga berfungsi untuk menentukan bagaimana sebuah data atau pesan dapat ditransmisikan maupun diformat menjadi bentuk yang dapat merespon browser untuk menampilkan data-data tersebut. Internet Engineering Task Force bekerja sama dengan World Wide Web Consortium untuk pengembangan HTTP, sehingga dapat berfungsi untuk mengambil interlink dokumen teks yang disediakan web serta untuk mendapatkan akses sumber daya melalui web dengan menggunakan URL (Uniform Resource Locator).


Cara Kerja HTTP

Server akan menanti permintaan dari web browser atau client. Web server biasanya akan siap di port 80 atau 8080 karena port tersebut merupakan port standar yang biasanya di gunakan oleh HTTP. Saat web browser mengirimkan permintaan ke web server maka permintan tersebut kan segera di proses atau di respon secepat mungkin.

Seperti web browser atau client meminta halaman web maka web server akan segera mencari halaman yang diminta oleh web browser, lalu halaman web tersebut akan di kirimkan sebagai respon. Halaman web yang diminta tentunya akan di tampilkan oleh web server pada web browser.


Perbedan HTTP dan HTTPS

Setelah mengetahui pengertian HTTP, fungsi dan cara kerjanya, kini kita akan beralih untuk memahami perbedaan antara HTTP dan HTTPS. Paling tidak, ada tiga perbedaan utama antara HTTP dan HTTPS, ditinjau dari tingkat keamanan transmisi data, port yang digunakan, serta kebutuhan SSL. Penjelasan lebih lengkapnya akan dijabarkan dalam poin berikut:


  1. Tingkat Keamanan Trannsmisi Data

Perbedaan utama antara HTTP dan HTTPS terletak pada tingkat keamanan data yang ditransmisikan. Jika HTTP tidak sepenuhnya menjamin amannya transmisi data antara server dan klien, sebaliknya HTTPS justru lebih menjamin keamanan data tersebut. Paling tidak, untuk menjaga keamanan data ini ada 3 aspek yang begitu dipertimbangkan oleh HTTPS, yaitu autentikasi server, kerahasiaan data, serta integritas data.

Autentifikasi server berguna untuk proses verifikasi bahwa seorang klien secara sadar memang meminta data tersebut dengan cara berkomunikasi dengan server yang ditujunya. Data tersebut bersifat rahasia, tak dapat ditembus pihak-pihak lain sebab sudah melalui proses enkripsi. Karena sudah dienkripsi, maka terdapat pula integritas data, sebab data tersebut sudah divalidasi MAC (Message Authentication Code).


  1. Port yang Dipakai

Perbedaan selanjutnya antara HTTP dan HTTPS adalah port yang dipakai. HTTP sendiri secara default menggunakan port 80, sementara itu HTTPS menggunakan port 443.


  1. Kebutuhan Secure Socket Layers (SSL)

HTTP sendiri menggunakan sistem client-server untuk dapat mentransmisikan data. Sementara itu, jika ingin meningkatkan keamanan data menggunakan HTTPS, suatu pihak harus memiliki sertifikat SSL, yaitu teknologi yang memungkinkan dilakukannya enkripsi data yang ditransmisikan antara server dan klien.

SSL ini teramat berguna untuk data-data yang sifatnya rahasia dan penting, seperti misalnya nomor kartu kredit dan login credential. Oleh sebab inilah, kemudian HTTPS banyak digunakan pada situs-situs perbankan, ecommerce, form registrasi, dan di area bisnis lainnya yang sering mengalami eavesdropping dari pihak ketiga. Untuk itulah diperlukan sertifikasi SSL demi menjamin keamanan data yang ditransmisikan oleh klien.


Proses transaksi data pada HTTP

Selama transaksi http, para pemohon atau yang dikenal sebagai klien, meminta file ke server melalui web browser. adalah sebagai berikut:

  • Klien terhubung ke host,
  • Server menerima koneksi,
  • Klien permintaan file,
  • Server mengirimkan respon (termasuk file atau tidak).

Demikian Pembahasan Tentang Cara Kerja HTTP: Pengertian, Fungsi, Proses & Perbedaan dari Pendidikanmu
/* */